Selasa, 25 Maret 2014

Domestic Released Calendar

1-Apr-14 BPS Inflation
1-Apr-14 BPS Export
1-Apr-14 BPS Import
5-May-14 BPS GDP
5-May-14 Unemployment
8-Apr-14 BI Rate

Kamis, 13 Maret 2014

Petuah Imam Al-Ghazali

Orang yg menatap dunia dg pandangan yg luas dan jiwa yg lapang takkan ditaklukan oleh situasi dan kondisi yg melingkupinya, seburuk apapun itu.

Ia akan terus berupaya mengambil manfaat dan situasi itu dan menghadapinya dengan kepala tegak.

Ia layaknya benih bunga yg ditanam di tanah, lalu muncul menerobos tanah dan menyambut sinar matahari.

Ia tak dikungkung dan dibatasi oleh tanah dan lumpur yg hitam dan bau. Air yg kotor dan tanah yg likat ia padukan untuk menghasilkan warna warni bunga yg cemerlang dan harum semerbak.

Seperti itu pulalah seharusnya manusia.

(Syekh Muhammad Al-Ghazali).

Minggu, 09 Maret 2014

CwH di Handle CwH - LSIP case

Fenomena menarik dari chart LSIP saat ini, terdapat dua CwH, satu induk dan satunya lagi anak, coba anda lihat pada gambar chart yang saya ambil di tanggal 04 Maret 2014 dari Yahoo! Financedi bawah ini:


Ini adalah induk CwH, di handle-nya (lingkaran pink), membentuk pula CwH mini!!

Saya perbesar menjadi seperti ini:


terlihat bahwa candle dari CwH induk membentuk CwH baru seperti gambar chart di atas, dengan menghitung jarak dari dasar cup sampai pinggiran atasnya, diperoleh +/- 500 point.

Berdasarkan teori yang ada, bahwa target harga CwH adalah sama dengan titik break out CwH ditambah jarak antara dasar cup sampai pinggiran atasnya, maka dari titik pinggiran atas cup ditambah dengan jarak tersebut menghasilkan nilai +/- 2500-an, dan ini lah target minor-nya sebelum menuju target major-nya di 3000-an sesuai dengan artikel lainnya (baca: Cup with Handle - LSIP case).

Menarik bukan!? 


Cup with Handle - LSIP case

Melanjutkan riset per-saham-an, saya coba mengamati pergerakan LSIP sejak Januari 2014 lalu, di bawah ini adalah chart dari LSIP yang "seakan-akan" mulai membentuk pola Cup with Handle (CwH), gambar chart saya ambil di tanggal 17 Januari 2014 dari Yahoo! Finance, berikut gambarnya:


Terlihat bahwa di tanggal 17 Januari lalu, chart LSIP mengalami penurunan yang terlihat secara utuh sedang membentuk handle-nya, karena di tanggal tsb. harga sudah mulai pull-back.

Apabila kondisi pasar baik dan adanya sentimen positif terhadap saham ini, posisi harga akan beranjak naik dan menembus resistansi 2000-an, ini lah yang menandai terbentuknya pola CwH yang sempurna dari chart ini.

Warna 1/3 Hijau sd. 1/3 Oranye di sebelah kanan chart adalah zona sebagai indikasi handle-nya jangan sampai "kebablasan" merosot ke bawah (masuk ke dalam zona 1/3 Merah) dan apabila itu terjadi, bisa dikatakan CwH pattern fail!

Landasan teorinya seperti gambar di bawah ini, diambil dari StockChart.com.


Ketika CwH terbentuk sempurna, maka harga akan melambung tinggi menuju target terakhir kira-kira mendekati range harga abs(dasar cup - pinggiran atas cup).

Berikut ini adalah gambar chart LSIP yang dibuat sendiri di Excel, dengan data terakhir pada tanggal 27 Februari 2014,


Terlihat bahwa sudah tembus pinggiran atas cangkirnya (lingkaran biru), kalau kuat bertahan disini didukung sentimen pasar yang positif, maka target terakhir menuju 3000-an

Hukum Archimides: AKSI=REAKSI

... dan semoga mestakung (alam semesta mendukung) ...


Senin, 03 Maret 2014

World Holiday Calendar



21-Mar-14 Japan-Spring Equinox Day
31-Mar-14 Indonesia-Hindu New Year
5-Apr-14 Hong Kong-Ching Ming Festival
7-Apr-14 China-Tomb Sweeping Day
7-Apr-14 Thailand-Chakri Day

Kamis, 20 Februari 2014

Portfolio & Investment Study - Analysis & Model

Workshop bersama Prof Dr Sucherly SE MS, dirangkum kembali ke dalam tulisan & pengertian saya sendiri.

Awal yang disampaikan oleh Pak Profesor adalah mengenai Business System, apa itu?
Definisi: - mau di-translate- ke Bhs Indonesia, kok jadi ga "nyucuk" nanti esensinya..


A business system is an organized or complex or whole, combination of things or parts forming a complex or unitary whole. A business system is an established arrangement of components which leads to the attainment of particular objective according to plan.
(sumber: http://www.publishyourarticles.net/knowledge-hub/business-studies/define-business-system-and-business-environment.html)

A methodical procedure or process that is used as a delivery mechanism for providing specific goods or services to customers.
(sumber: http://www.businessdictionary.com/definition/business-system.html)

Business System Value Chains

Pandangan portfolio menurut Pak Profesor adalah dari dua sisi saja, yaitu Resource-Based dan Market-Based.

Berikut kedua pandangan tersebut dihubungkan dengan dimensi strategi yang diambil.


Resource-Based adalah bagaimana cara pandang dari sisi proses internal organisasi (Finansial, Operasional, Alat-Produksi/HR dan Marketing-Sales), sedangkan Market-Based adalah cara pandang dari sisi eksternal/pasar, yaitu potensi market yang dapat memberikan profit bagi organisasi.

Dapat dikatakan pula bahwa kedua tipe portfolio di atas adalah tentang pendayagunaan sumber daya internal untuk menjadi efisien dalam rangka mendapatkan benefit/profit dari potensi pasar yang ada dengan penguasaan pasar yang efektif sesuai tuntutan pasar.

Keduanya pun berhubungan dengan istilah yang selalu kita bicarakan berulang-ulang, yakni "efisien dan efektif".

Maka harapannya adalah bagaimana mengintegrasikan kedua portfolio ini agar diperoleh benefit/profit yang optimal dan berkesinambungan (sustainability), yaitu melalui:
  • Proses organisasi yang efisien
  • Penguasaan pasar yang efektif

Keputusan yang bisa menjamin sustainability dari sebuah organisasi disebut pula "strategic decision" (keputusan strategis). Langkah-langkah di dalam pengambilan keputusan strategis ini dimulai dari:
  • Phase-1 Basic Financial Planning
  • Phase-2 Forecast-Based Planning
  • Phase-3 Externally Oriented (strategic) Planning
  • Phase-4 Strategic Management

Sedangkan framework dari Strategic Management itu sendiri adalah sebagai-berikut:


Di dalam realitanya sering terjadi gejolak/turbulensi di pasar dan juga keterbatasan sumber daya yang tersedia atau keterbatasan pendanaan, yang menimbulkan ketidakmampuan di dalam memelihara business value dari produk sesuai harapan pasar.

Business Value terkait dengan Customer Loyalty, sehingga hal di atas berakibat turunnya kepercayaan pasar dan image dari produk ini pun menjadi tidak baik, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:



(masih lanjut..)




Rabu, 19 Februari 2014

“Niche” Tourism Business Model

Tugas Kuliah S2 MM - Business Model Generation

Business Model Canvas-nya


Step-by-step perancangan model bisnisnya: Contoh “Niche” Tourism Case

Customer Segments (1): An organization serves one or several customer segments

Individual:
  • Adventure tourism;
  • “Eco-adventure” tourism;
  • Volunteer tourism;
  • Heritage tourism; or
  • Cultural tourism.
Institution:
  • Companies (team building); or
  • Media Co.

CEO Eric Schmidt says, “We love the long tail, but we make most of our money in the head, just because of the math of the powerlaw. But you need both. You need the head and the tail to make the model work.”

sehingga ditambah satu segmentasi lagi, yaitu:

Mass tourism experiences


Value Preposition (2): An organization seeks to solve customer problems and satisfy customers needs with value prepositions
  • Seeking adventure;
  • Authentic cultural experiences;
  • Ecologically responsible travel;
  • Genealogical information;
  • Gastronomic thrills;
  • Exotic photos;
  • Wildlife viewing;
  • Volunteer experience; or even
  • A view of the Earth from space.

Untuk segmentasi Mass Tourism:
Popular destinations such as,
  • Skiing in the mountains;
  • Sunbathing on a beach;
  • Visiting a theme park (e.g. Disneyland, Universal Studio); or
  • Taking a cruise.


Distribution Channels (3): Value prepositions are delivered to customers through communication, distribution and sales channels
  • Radio
  • TV
  • Internet (Website)
  • Social Media
  • Sales Agent (Sales Force)
  • --Ads Agent

Customer Relationships (4): Customer relationships are established and maintained with each customer segment
  • Establishing programs that certify sellers and guarantee their quality;
  • Emphasizing referral-based search results, helping them gather all the information they need to make the best;
  • Offering trip insurance;
  • Creating customer loyalty programs;
  • Partnering with established companies;
  • Social networking; and
  • Introduce their online marketplaces in offline environments (send CDs through the post).

Revenue Streams (5): Revenue streams result from value propositions successfully offered to customers
  • Online Booking;
  • Sponsorship (Rafting, Camping, or Team Building);
  • Merchandise; and
  • Special Documentation.

Key Resources (6): Key resources are the assets required to offer and deliver the previously described elements
  • Aggregating long tail sellers (locations / areas);
  • Traditional mass tourism channels;
  • Social networking and Website;
  • “Big Data” or the collection (inventories); and
  • Supplier Agencies (hotel properties, car rentals, tour operators and cruise lines).

Key Activities (7): ..by performing a number of Key Activities
  • Creating tools that allow sellers to list services themselves;
  • Recruiting sellers through focused research and direct outreach; 
  • Attracting travelers to the website’s content, which in turn draws sellers to publicize their unusual, hard-to-find, long tail inventory;
  • Marketing campaigns to build awareness and draw travelers to their sites; and
  • Development agencies and local teams to connect directly with local sellers of long tail travel services.

Key Partnerships (8): Some activities are outsourced and some resources are acquired outside the enterprise
  • Global distribution systems (GDS);
  • Traditional mass tourism channels;
  • Supplier Agencies (hotel properties, car rentals, tour operators and cruise lines).Social Media;
  • Website’s content developers; and
  • Internet Provider.

Cost Structure (9): The business model elements result in the cost structure
  • Long tail sellers payment;
  • Channels cost;
  • Data/inventories maintenance cost;
  • Supplier agencies fee;
  • Research & Development (seller, location, inventories, offering);
  • Technology (internet) cost; and
  • Employee salaries/wage.
Demikian langkah-langkah perancangan proposal suatu model bisnis long tail ("niche" tourism). Apabila ada tanggapan dan masukan, silahkan..