Jumat, 05 September 2014

Hebat! Umur 38 tahun, seorang PNS di Batam sudah Memiliki 1,3 Triliun di Saldo Rekeningnya..

Hebat! umur 38 tahun, PNS Batam sudah memiliki 1,3 Triliun di saldo rekeningnya..

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia menetapkan seorang Pegawai Negeri Sipil Kota Batam bernama Niwen Khairiah (38) atas dugaan kepemilikan rekening gendut senilai Rp 1,3 triliun. Selain Niwen, polisi juga tetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka yaitu Yusri (55), Du Nun (40), Arifin Ahmad (33), dan Ahmad Mahbub. Empat tersangka sudah ditahan, sementara satu tersangka lainnya, Ahmad Mahbub merupakan kakak Niwen, masih menjalani pemeriksaan.

Keempat tersangka ditahan di empat lokasi berbeda. Arifin Ahmad ditahan di di Dumai; Du Nun di Bengkalis; Yusri di Tanjung Uban, Kepulauan Riau; dan Niwen ditahan di Bareskrim.

"Tersangka 5 orang. Empat orang ditahan, 1 orang diperiksa melengkapi alat bukti," ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol Rahmad Sunanto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2014) malam.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, uang tersebut merupakan hasil dari bisnis gelap penjualan bahan bakar minyak milik Pertamina. Rahmad mengatakan, modus yang digunakan, awalnya, Yusri yang merupakan senior supervisor di Pertamina Dumai, mengawasi perjalanan BBM dari Dumai menuju Siak dan Pekanbaru menggunakan kapal tanker. Selain itu, Yusri juga melebihkan muatan BBM yang dibawa oleh kapal tersebut.

Yusri dapat melebihkan isi muatan dengan memanfaatkan kebijakan Pertamina yang memberikan los di tengah jalan sebesar 0,30 persen untuk kerugian minyak hilang yang dimaklumi.

"Angka itu dihabiskan dan muatannya ditambah misal 100 ton muatan dijadikan lebih," ujar Rahmad.

Yusri kemudian menghubungi Du Nun, yang berpofesi sebagai pekerja harian lepas (PHL) di TNI AL. Du Nun bertugas mendatangkan kapal milik perusahaan Ahmad Mahbub. Kemudian, di tengah perjalanan, kapal tanker milik Pertamina mulai menyalurkan kelebihan muatan BBM tersebut ke kapal milik Ahmad Mahbub. Setelah Kapal Milik ahmad Mahbub diisi BBM, kemudian BBM ilegal tersebut dibawa ke laut lepas untuk kemudian dijual di pasar gelap.

Menurut Rahmad, peminat BBM ilegal tersebut sangat banyak, mulai dari pengusaha Indonesia, Malaysia, maupun Singapura.

"Harga dijual di bawah standar bensin 3500 dan solar 4500," ucap Rahmad.

Ahmad Mahbub kemudian mengirimkan hasil dari penjualan bisnis BBM ilegal tersebut ke adiknya, yakni Niwen, dalam bentuk pecahan 1.000 dolar Singapura. Kemudian, uang tersebut dirupiahkan dan ditampung di rekening Niwen. Setelah itu, Niwen menghubungi Arifin Ahmad untuk membagi-bagikan uang hasil penjualan BBM ilegal tersebut kepada pihak yang dianggap berjasa seperti Du Nun, Yusri, dan anak buah kapal.

"Niwen lewat bank Mandiri ke Du Nun Rp 7,4 miliar. Dunun ini memiliki banyak aset di Batam. Dan ke Yusri Rp 1 miliar," terang Rahmad.

Kelima tersangka tersebut diancam undang-undang tindak pidana pencucian uang. Dalam penangkapannya, disita juga barang bukti berupa 6 unit mobil, alat berat, dan sebuah kapal tanker seberat 6 ton. Selain itu, disita pula uang tunai dan beberapa aset lainnya.


Dikutip dari sumber Kompas:
Polri Tetapkan PNS Batam Pemilik Rekening Rp 1,3 Triliun sebagai Tersangka


Rabu, 27 Agustus 2014

Kejadian Ekstrim yang Menimpa Kami kemarin dan sedikit tentang CT Scan

Yang namanya musibah tentunya tidak kita inginkan, namun kalau memang harus terjadi yang apa boleh dikata, harus dihadapi dan dijalani dengan sabar dan tabah.

Hari Senin kemarin (25 Agustus), seperti biasa, rutinitas mengantar anak ke sekolah pagi hari, saya mengantar menggunakan motor, ananda kubonceng di belakang, karena selain lebih cepat, juga sekolah anak agak jauh dari rumah saya.

Jalanan seperti biasa ramai dan hampir macet, semua bisa dilewati dan jarak ke sekolah nya pun sudah tidak terlalu jauh, namun apa mau dikata, saat melewati satu persimpangan (perempatan) yang memang belum dipasang rambu lampu lalu-lintas, saat itu terlihat sepi (tidak ramai seperti biasanya), saya hanya memandang selintas kanan dan kiri, yang saya rasa sepi, namun tiba-tiba sebuah mobil melintas cepat dari sisi kanan menuju ke arah kami, serta-merta saya coba menarik gas motor, namun tabrakan tidak bisa dihindari..

Saya terpelanting dan begitu pula ananda, kakak terjerembab di badan jalan, tubuhnya tertelungkup di tengah jalan dan saya pun segera merangkul dan menyadarkannya. Ada memar di pelipis, mata, pipi dan dagu sebelah kanan. Kacamatanya terlepas entah kemana, kelopak matanya terlihat merah, mungkin akibat terbentur di jalan dan terkena gagang kacamatanya.

Orang-orang disekitar jalan datang berduyun mengerumuni kami, ada yang memunguti barang-barang kami yang terlempar, tas, kacamata kaka, salah satu kacanya hilang, dan barang-barang lainnya.. ada pula yang memberi air minum kepada kaka, dan dari salah seorang pengerumun tadi menyarankan agar kami naik mobil yang ditunjukkannya untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat..

Singkat kata, kami sampai di rumah sakit, langsung kami menuju ke IGD untuk perawatan pertama. Setelah dibersihkan luka-luka yang ada di badan saya dan kaka. Oleh dokter jaga, disarankan untuk diperiksa ronsen kepala dan untuk dipanggilkan dokter THT. Sayapun mengiyakan saja, bagaimana yang terbaik saja..

Alhamdulillah, setelah diperiksa THT dan ronsen di 3 sisi, yakni depan, samping kanan dan bawah tengadah..ada retak namun tidak berbahaya dan kami bisa pulang untuk kontrol kemudian di hari Jumat-nya..

Ada hikmah yang bisa kami ambil dari kejadian ini, yakni anak-anak sekarang wajib menggunakan helm, dengan alasan apapun, panas, berat, tidak nyaman...apapun alasannya..helm tetap digunakan untuk menghindari hal-hal yang tidak terduga seperti di atas, sehingga kepala akan tetap terlindungi..

CT Scan

Ada pula saran dari teman-teman kuliah, agar di CT-Scan juga untuk melihat hal-hal yang mungkin tidak bisa dideteksi menggunakan ronsen. Sedikit saya buka artikel di internet dan copas beberapa hal yang mungkin perlu untuk referensi di kemudian hari..

dari sumber: http://www.infobunda.com/kcf/harga-ct-scan-kepala-2014.html

..anak dapat diobsevasi di rumah. Pengawasan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan setiap 2 -3 jam perhari sampai 3 hari setelah anak jatuh. Selama observasi anak tidak diberikan obat muntah, karena dapat menghilangkan gejala muntah yang bertambah.

Bawalah anak segera ke rumah sakit bila selama observasi didapatkan:

  • Anak menjadi tidak sadar atau tidur terus.
  • Anak menjadi delirium, bingung, dan iritabel. -- delirium  = disorientasi
  • Kejang/kelumpuhan pada wajah atau ekstremitas.
  • Sakit kepala atau muntah yang menetap atau semakin bertambah.
  • Adanya kekakuan di leher.
  • Timbul benjolan di kepala terutama pada daerah samping kepala (temporal).

Di rumah sakit perlu dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk melihat adakah fraktur tulang kepala atau perdarahan otak. Rontgen kepala saat ini tidak dianjurkan lagi. Pemeriksaan kepala dilakukan atas indikasi bila dicurigai adanya perdarahan otak dan tidak harus segera setelah jatuh. Ini disebabkan perdarahan otak dapat berlangsung sedikit demi sedikit. Anak yang mengalami perdarahan otak ringan umumnya tidak akan mengalami gangguan perkembangan di kemudian hari..

Untuk info harga saya ambil dari sumber:
https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20121217193952AAPZAOu

Tergantung parameternya, untuk :
CT Abdomen Atas Rp. 1.000.000,-
CT Abdomen Atas Kontras Rp. 1.100.000,-
CT Abdomen Bawah Rp. 1.000.000,-
CT Abdomen bawah Kontras Rp. 1.100.000,-
CT Full Abdomen Rp. 1.200.000,-
CT Full Abdomen Kontras Rp. 1.450.000,-
CT . Kepala dengan Kontras Rp. 1.000.000,-
CT Kepala non Kontras Rp. 750.000,-
CT Nasofaring Rp. 850.000,-
CT Nasofaring Kontras Rp. 1.050.000,-
CT Orbita Rp. 750.000,-
CT Orbita Kontras Rp. 850.000,-
CT Sinus Paranasal Rp. 750.000,-
CT Thorax Rp. 950.000,-
CT Thorax Kontras Rp. 1.100.000,-
Untuk pemeriksaan yang menggunakan kontras harganya ditambah Rp. 300.000 – Rp. 500.000, tergantung dari obat kontras dan alkes yang digunakan.

Hal-hal lain, saya tambahkan link-nya sebagai referensi lain:




Jumat, 15 Agustus 2014

Jantung Koroner Tidak Selalu Harus Pasang Ring atau Operasi. .

Sehubungan dgn banyaknya kasus penyempitan pembuluh darah terutama di jantung yg pada awalnya dirasakan sebagai sesak napas atau napas terengah–engah atau cepat lelah (misalnya naik tangga), bersama ini di informasikan bahwa penanganan penyempitan pembuluh darah tsb TIDAK  SELALU  hrs dilakukan dgn pemasangan ring (Stent) atau bahkan operasi by pass. 

Saat ini penanganan pembuluh darah di jantung yg menyempit dpt dilakukan dgn cara di infus. 

Cairan infus yg di import tsb mampu mengikis (membersihkan) plaque (gumpalan2 yg umumnya berupa calcium) pada bagian dlm pembuluh darah yg menghambat aliran darah. Tergantung dari parah atau tidaknya penyempitan tsb, Dr. Yahya Kiswanto, yg alamat prakteknya di daerah Cikini, menggunakan dua macam cairan infus. 

Pengobatan penyempitan pembuluh darah dgn cara di infus ini biayanya sangat terjangkau oleh masyarakat umum dan sudah banyak pasien yg berhasil ditangani. 

Sebagai catatan :                                              
1. Dr. Yahya Kiswanto merupakan dokter yg sangat senior di bidang Cardiologist & Internist - sangat sosial dan sangat membantu pasien, bahkan pasien yg datang pd hari Minggu pun dilayani.      
            
2. Biaya yg dibebankan juga sangat sosial. Ada 2 - macam cairan infus yg digunakan harganya sekitar Rp 600 ribu dan Rp 1,3 juta – per infus - tergantung parahnya penyempitan. Harga ini jauh lebih sosial dibanding dgn klinik Cardiologi lainnya.                

3. Jam praktek Dr. Yahya Kiswanto, dari jam 08 pagi sampai jam 14 siang dan sore jam 18 sampai jam 22  atau dgn perjanjian. Nomor telepon yg dpt dihubungi adalah (021) 319 – 25353, Klinik Abdi Medika (Cikini).

"Semoga bermanfaat'

Sabtu, 09 Agustus 2014

Studi Kasus: Manfaat Cloud Computing di dalam Proses Pengambilan Keputusan dan Strategi Bisnis

“Hanya ada seorang boss, dialah Pelanggan, dan dia dapat memecat setiap orang yang duduk di bangku dewan, hanya dengan menghabiskan uangnya di tempat lain.”
Sam Walton, 1977
Secara sederhana, bisnis dapat dikatakan adalah usaha-usaha untuk menaklukkan dan memenangkan hati Pelanggan. Segala upaya dilakukan untuk merebut hatinya, membuatnya menjadi setia, dan akan menyerahkan apa yang dimilikinya.
Mengapa itu terjadi? Saat ini sedang terjadi revolusi yang sangat besar di bidang bisnis, bahkan lebih besar dibandingkan revolusi di bidang industri dulu, revolusi dimana perusahaan bukanlah sebagai  pemegang kendali di pasar, di masa ini Pelangganlah yang mengendalikan pasar, mengendalikan perusahaan. Di masa ini, kendali adalah di tangan Pelanggan, inilah revolusi baru, Revolusi Pelanggan.

Revolusi Pelanggan adalah pergeseran kekuasaan secara mendasar dari perusahaan kepada pelanggan yang saling terhubung. Secara diam-diam, 4,5 miliar orang terhubung ke dalam jaringan sosial, berbicara mengenai perusahaan, produknya dan memberikan pengaruh kepada lingkungan di sekitarnya, keluarganya, teman dan kolega. Di dalam revolusi ini, seluruh informasi berjalan dan berkembang secara cepat, lebih cepat dari kemampuan perusahaan untuk dapat menampungnya. Namun, perusahaan yang berusaha untuk ikut berpartisipasi di dalam revolusi ini akan berkembang dan tumbuh, dan siapa yang tidak ikut, akan kalah dan mati pelan-pelan.
Lantas, bagaimana cara perusahaan dapat bergabung di dalam revolusi ini? Dari sekian banyak langkah yang dapat diambil, ada tiga hal mendasar yang perlu mereka lakukan, yaitu: (1) Mendekatlah pada Pelanggan, mendengarkan dan bergabung dalam percakapan; (2) Berikanlah pada Pelanggan pengalaman yang berharga dari setiap konten iklan yang dipublikasikan; (3) Biarkanlah Pelanggan untuk dapat  berinteraksi dan kapan mereka ingin berinteraksi. Jangan buat mereka menunggu dan mengantri lebih lama.
Namun untuk dapat mewujudkan itu semua,  dibutuhkan sebuah sistem berbasis ICT yang mampu: (1) mendengarkan dan mengumpulkan setiap informasi yang ada, (2) mengolah dan menyajikan nilai-nilai yang menjadi harapan dan keinginan, dan (3) menyediakan solusinya sesuai yang dibutuhkan secara cepat. Dan sudah tentu terlalu lama apabila perusahaan berkeinginan membangunnya sendiri, meski ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi mereka, dan disamping itu pula akan memberatkan mereka di kemudian hari dengan timbulnya biaya pemeliharaan dari investasi besar yang mereka lakukan itu.
Model ASP / ISV dan Cloud Computing
Sebenarnya sudah banyak provider yang menyediakan sistem aplikasi seperti di atas, sehingga perusahaan tidak perlu repot membuatnya sendiri, ketiga hal di atas merupakan bagian kecil yang dapat disolusikan oleh sistem aplikasi ini. Ditinjau dari ide awalnya adalah bagaimana memanfaatkan internet sebagai media untuk menawarkan penggunaan aplikasi perangkat lunak baik bagi pengguna individu dan instansi, yang dapat diakses secara remote (jarak-jauh). Konsep ini dikenal dengan ASP (Application Service Provider) / ISV (Independent Software Vendor). Model ASP membantu banyak perusahaan SOHO / Start-Up Company karena rendahnya biaya instalasi dan kecepatan di dalam implementasi, selain itu user pun dikenai biaya sesuai service yang digunakan dan biayanya pun cukup terjangkau. Dengan model ini, kebutuhan infrastruktur IT yang mahal dan rumit dapat dihindari.
Kecepatan di dalam implementasi ini lah, membuat tindakan bisnis dapat segera diputuskan. Hasil interaksi dengan Pelanggan, mengumpulkan informasinya, mengolah dan menyajikannya secara cepat dalam offering dan produk, adalah cara perusahaan untuk ikut andil di dalam Revolusi Pelanggan dan agar mereka tidak ditinggalkan oleh Pelanggan.
Perkembangan teknologi ICT dan kebutuhan Pelanggan yang semakin tinggi: koneksi 24/7, mobile, social dan selalu update, memunculkan trend teknologi baru, yaitu Cloud Computing, terintegrasi dari berbagai macam teknologi dan platform, namun mempunyai kelebihan bahwa layanan ini dapat berjalan dan diakses di berbagai device. Benefit bagi perusahaan adalah dengan teknologi ini membuat kolaborasi menjadi lebih mudah dan cepat, dari top eksekutif sampai teknisi dapat saling bertukar data dan informasi, hal ini membuat perusahaan bergerak lebih lincah dan adaptif terhadap perubahan pasar dan responsif dengan perilaku Pelanggan.


Dengan teknologi yang sudah mature di pasar, sudah banyak pula penyedia jasa layanan ini, baik di domestik dan dunia, untuk di Indonesia sendiri operator Telco seperti Telkom dan Indosat menyediakan layanan ini, sedangkan di dunia antara-lain Microsoft, Google, Amazon dan Go Grid. Untuk layanan yang ditawarkan dikelompokkan ke dalam 3 level layanan, yaitu: (1) Software as a Service (SaaS), jenis layanan yang banyak ditemui di internet,  Yahoo Mail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Docs ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet. Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com, SAP atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Pada (2) PaaS (Platform as a Service), user membuat sendiri aplikasi software yang diinginkan, termasuk skema database yang diperlukan. Skema itu kemudian di-install (deploy) di server-server milik penyedia jasa PaaS. Sedangkan (3) IaaS (Infrastructure as a Service), penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali user.


Kesimpulan
Tindakan perusahaan untuk ikut bergabung di dalam Revolusi Pelanggan adalah keniscayaan, kecuali kalau ingin ditinggalkan oleh Pelanggan dan mati pelan-pelan. Banyak cara dapat dilakukan dan beragam provider yang menyediakan sistem aplikasi (Cloud Computing) untuk mewujudkan hal itu dan membantu perusahaan untuk sukses dalam merebut hati Pelanggan. Tersedia level of service yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan plus kecepatan implementasi dan rendahnya biaya instalasi. Disamping itu pula kehandalan sistem di dalam mengolah dan menyajikan informasi dan sebagai alat untuk berkolaborasi, di dalam pengambilan sebuah keputusan bisnis, semakin mempercepat product-delivery dan mereduksi time to market. (TA)
Sumber:

o   Dari berbagai sumber di Internet

Dari Minal Aidin Wal Faizin Sampai ke Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Saya copas dari facebook Anita K,

Dari Minal Aidin Wal Faizin Sampai ke Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Tulisan ini mencoba akan merekam perjalanan pemahaman kita tentang ucapan “minal aidin wal faizin” sampai dengan “taqabalallahu minna wa minkum”.

Minal aidin wal faizin

Ungkapan ini sebenarnya hanya berupa sebuah frase atau bagian dari sebuah kalimat yang lebih panjang. Jadi, bukan kalimat yang lengkap SPO-nya atau subyek/predikat/obyeknya. Secara lengkap, kalimatnya adalah ”Ja'alanallahu wa iyyakum minal aidzin wal faidzin” yang artinya “semoga Allah menjadikan kami dan anda sebagai orang-orang yang kembali dan beruntung”. Jadi, minal aidin wal faizin sendiri berarti dari orang-orang yang kembali dan beruntung. Dengan demikian, frase itu minal aidin wal faizin tidak memiliki makna sama sekali dengan ungkapan permintaan maaf atau pun bermaaf-maafan. Bahkan dalam Bahasa Indonesia ungkapan “bermaaf-maafan” malah dinilai terlalu berlebih-lebihan atau mubazir, karena ungkapan “bermaafan” sudah cukup, karena ungakapan bermaafan sudah memiliki makna saling meminta maaf.

Dalam Bahasa Arab, ungkapan permintaan maaf biasanya dinyatakan dengan pernyataan “afwan” yang artinya permintaan maaf yang tulus dan ikhlas. Kalau kurang puas dengan kata “afwan” yang dinilai kurang panjang, maka bolehlah ditambah dengan “afwan zahin wal bathin”. Dalam hal puasamu. Dengan demikian secara lengkap kalimat tersebut menjadi "taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum" yang artinnya "semoga Allah menerima amalan saya dan kamu, amalan puasa saya dan kamu".

♥ Semoga bermanfaat ♥

Teruntuk sahabatku SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432H, taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, Ja'alanallahu wa iyyakum minal aidzin wal faizin. (semoga Allah menerima amalan saya dan kamu, amalan puasa saya dan kamu, semoga Allah menjadikan kami dan anda sebagai orang-orang yang kembali dan beruntung). Mohon maaf lahir dan batin.



اللّهُ أكبر اللّهُ أكبر
Allahu Akbar, Allahu Akbar
اللّهُ أكبر
Allahu Akbar
لا إلَهَ الا اللّه
La illaha il Allah
اللّهُ أكبر اللّهُ اكبر
Allahu Akbar, Allahu Akbar
و لِلّه الحمدَ
walilahil Hamd
اللّهُ أكبرُ كَبيِرَا
Allahu Akbar Kabeera
وَالحَمدُ لِلّهِ كَثِيرا
wal-Hamdulilahi katheera
وَ سُبحَان اللّهِ
wa Subhan allahi
بُكرَةً وَأصْيِلا
bukratan wa aseila
لا إلَهَ الا اللّه
La illaha il Allah
صَدَقَ وَعدَه
sadaqa wa'dah
وَنَصَرَ عبده
wa nasara abda
وأعزَ جُنَده
wa a'azza jundahu
وَهزم الأحْزَابَ وحْدَه
wa hazamal-ahzaaba wahdah
لا إلَهَ الا اللّه
La illaha il Allah
وَلا نَعبُد الا أياه
wa laa na'budu illa iyyah
مُخلِصِّينَ لَهُ الدّيِنَ
mukhlessena lahud-deena
وَلوْ كَرِهَ الكَافِروُن
walaw karehal-Kafeeroon
اللّهمَ صَلِّ على سيْدنَا مُحَمد
Allahumma salli ala sayyedna Muhammad
وَعَلى آلِ سيْدنَا مُحَمد
wa ala aalie sayyedna Muhammad
وَعَلى اصْحَابِ سيْدنَا مُحَمد
wa ala as-haabie sayyedna Muhammad
وَعَلى أنصَارِ سيْدنَا مُحَمد
wa ala ansari sayyedna Muhammad
وَعَلى أزوَاجِ سيْدنَا مُحَمد
wa ala azwajie sayyedna Muhammad
وَعَلى ذُرِّيَةِ سيْدنَا مُحَمد
wa ala dhurreyatie sayyedna Muhammad
وَ سَلّم تَسْلِيماَ كَثّيرا
wa sallim tasleeman katheera



Rabu, 06 Agustus 2014

Yakinlah bahwa Hidup ini hanya sebentar saja

Saya ambil dari salah satu artikel di situs, copas saja..

Kiat Umar bin Khattab hadapi istri marah

Dalam beberapa riwayat, cerita mengenai kepemimpinan Umar bin Khattab yang patut diteladani umat tak diragukan lagi. Salah satunya ketika khalifah ini tengah menghadapi istrinya.

Alkisah, ada seorang lelaki yang ingin curhat mengenai masalah rumah tangganya kepada Umar bin Khattab. Lelaki itu mengeluh dengan tabiat istrinya yang kerap marah-marah tanpa alasan yang jelas.

Sayangnya, acap kali berkunjung ke rumah Umar, lelaki itu tak pernah bertemu secara langsung. Setiap lelaki itu datang, Umar sudah lebih dahulu keluar rumah.

Dalam kunjungan selanjutnya, kebetulan Umar tengah berada di kediamannya. Namun belum sampai masuk rumah Umar, langkah lelaki itu terhenti sejenak. Setelah tanpa sengaja mendengar Umar tengah di marahi oleh istrinya.

"Bagaimana denganku, seorang Amirul Mukminin saja seperti itu?" ucap lelaki itu dalam hati seraya memikirkan masalahnya.

Tak berapa lama, lelaki itu segera pergi meninggalkan rumah Umar. Meski begitu, Umar telah lebih dulu mengetahui kedatangan lelaki tersebut.

"Ada apa keperluanmu?" seru Umar.

"Amirul Mukminin, aku datang untuk mengadukan perangai istriku dan sikapnya yang buruk kepadaku. Tetapi aku mendengar hal yang sama pada istrimu," kata lelaki itu.

Apa yang dilakukan Umar setelah mendengar perkataan lelaki itu? Umar malahan memberikan pengalaman hidupnya saat menghadapi kriteria istri seperti itu.

"Wahai, saudaraku, bagaimanapun aku tetap sabar menghadapi perbuatannya karena itu memang kewajibanku."

Bahkan, Umar mengatakan, istrinya merupakan sosok penting dibalik kehidupannya di dunia. "Bagaimana aku bisa marah kepada istriku karena istriku yang membuat aku tentram di sampingnya."

Umar malah memberikan kiat menghadapi istri yang mempunyai karakter sikap demikian. "Wahai, Amirul Mukminin, istriku juga demikian," kata lelaki itu.

"Maka, hendaknya engkau mampu menahan diri karena yakinlah hal tersebut hanya sebentar saja," kata Umar.

Sabtu, 02 Agustus 2014

13 Javanese Wisdoms

1.   URIP IKU URUP
―  Hidup itu menyala: hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita.
2.   MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA
―  Harus mengusahakan keharmonisan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah, dan tamak
3.   SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
―  Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, harus dilebur dgn sikap bijak, lembut hati, dan sabar.
4.   NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA
―  Berjuang sendirian tidak perlu membawa pasukan, Menang tanpa merendahkan / mempermalukan orang lain, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan & kekayaan, Kaya namun tidak terikat oleh materi.
5.   DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
―  Jangan mudah sakit hati ketika cobaan menimpa, Jangan sedih ketika kehilangan sesuatu.
6.   AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN
―  Jangan mudah heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dengan sesuatu, Jangan kolokan / manja.
7.   AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
―  Janganlah terobsesi dan terkungkung dengan kedudukan, keduniawiaan, dan kepuasan diri.
8.   AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
―  Jangan merasa paling pandai agar tidak terpeleset, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.
9.   AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
―  Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah, dan jangan gamang agar tidak kendor semangatnya.
10. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
―  Jangan sok kuasa, sok kaya, sok sakti.
11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING, MARGINING KAUTAMAN.
―  Persoalan persoalan dalam kehidupan bukan penghambat menuju jalan kesempurnaan.
12. SOPO WERUH ING PANUJU sasat SUGIH PAGER WESI.
―  Barang siapa yang memiliki visi kehidupan, jalan hidupnya ada yang menuntun dan melindungi.
13. KENDEL ORA PERTIKEL, KEBUNTEL
―  Orang berani harus detil ― tau masalahnya supaya tidak menjadi bumerang.